Senin, 31 Agustus 2009

Pekembangan Dunia Internet

Perkembangan teknologi komunikasi media massa, khusunya internet memunculkan berbagai macam revolusi baru dalam dunia internet. Teknologi komunikasi atau internet terus berkembang dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Lewat internet, masyarakat tidak hanya dapat mendapatkan informasi yang serba cepat dari belahan dunia mana pun, tetapi juga dapat menonton televisi, mendengarkan radio, bahkan berbelanja. Dapat dikatakan bahwa internet dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara lengkap.

Revolusi tersebut memunculkan sebuah istilah static information. Dimana sebuah informasi yang dapat kita temukan dari buku, artikel atau gambar, mengalami transformasi menjadi arus pengetahuan melalui internet yang menyatukan semua jenis informasi.

Hal tersebut seperti bukan teori belaka lagi sekarang. Faktanya, Jutaan orang di kota-kota besar maupun kota-kota kecil di seluruh dunia, saling terhubung dengan koneksi internet dan sudah terbiasa dengan dunia maya saat ini. Media massa lama seperti media cetak dan televisi, berperang melawan dunia kedua tersebut, pajak ditambahkan kepada setiap layar monitor. Koran, buku dan televisi mendapatkan suntikan dana dari pemerintah. Hal ini memperlihatkan bahwa dunia internet akan merajai media massa, kehidupan media lama pun secara tidak langsung disokong oleh kehidupan dunia maya di internet.

Hal yang membuat internet sangat powerful adalah karena Internet merupakan suatu revolusi dalam bidang komputer yang dapat memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk mencari tahu tentang berbagai hal tanpa kecuali dan tanpa harus memikirkan jarak untuk berinteraksi, berita yang disajikan pun cepat.tepat dan sangat responsif sekaligus interaktif. Dampak yang mungkin ditimbulkan akibat perkembangan internet itu sendiri adalah : - kemudahan arus informasi melalui internet dengan sarana aplikasi download gratis,dsb mengakibatkan pengguna internet tidak menghiraukan hak cipta dari data-data yang dia dapatkan. - Tidak sedikit media cetak mengalami kebangkrutan atau oplah penjualan menurun, karena melalui internet kita bisa mengakses data dimana saja dan hitungan kecepatan berita per detik otomatis lebih update daripada kita harus menuggu laporan dari media cetak yang kecepatan beritanya per jam. - tapi tidak sedikit pula media cetak yang menggunakan akses internet untuk meraup pembacanya yang lebih sering mengakses internet dibandingkan media cetak ataupun media televisi. Contohnya seperti Koran KOMPAS memiliki website sendiri.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, memunculkan istilah "prosumer". Ada beberapa pihak yang mencoba untuk memahami apakah prosuner itu sebenarnya. Diantaranya ada yang mengatakan prosumer adalah produser yang merangkap sebagai konsumer, contohnya seperti, selain membuat blog dia juga sekaligus membaca blog orang. Selain itu ada juga yang mengatakan prosumer adalah perpaduan istilah produsen dengan konsumen. Konsumen yang proaktif memiliki kesadaran budaya dan sosial, membentuk identitas yang berbeda-beda, dan bisa memilih produk dan layanan sesuai yang diinginkan.

Menurut informasi yang kami dapatkan, Prosumer berasal dari kata producer atau professional dan consumer. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Marshall McLuhan dan barrington Nevitt dalam buku mereka Take Today(p.4) pada 1972. Mereka beranggapan bahwa dengan menggunakan teknologi elektronik, seorang konsumen (consumer) bisa sekaligus menjadi seorang produsen (producer). Seseorang dapat menjadi producer sekaligus consumer baik dalam berkomunikasi maupun dalam aktivitas sosial. Prosumer dapat dikatakan sebagai masyarakat pengguna barang-barang elektronik yang dimana secara aktif menggunakan barang-barang tersebut secara maksimal untuk mendapatkan berbagai macam informasi dan kebutuhan akan perkembangan teknologi komunikasi.

Ada fakta yang berkembang di masyarakat saat ini seperti tidak sedikit para blogger yang meningalkan comment di kotak "leave comment" blogger lain, entah itu untuk mengomentari atau sekaligus untuk mempromosikan blog mereka.

Menurut kami sendiri pun, fakta yang tidak kalah terkenal adalah, banyaknya masyarakat yang menggunakan internet sebagai salah satu sarana mereka untuk mendapatkan informasi dari sudut pandang lain. Contohnya adalah kami sendiri. Kami memiliki blog masing-masing, dimana menurut kami itu dapat membantu memberikan informasi tambahan bagi orang lain. Disini kami berperan sebagai produser. Tetapi dilain pihak, kami juga menjelajahi blog orang lain, untuk memperdalam ilmu yang ada pada kami. Dimana disini kami berperan sebagai konsumer.

Salah satu contoh produk internet yang bisa dibilang dapat menyaingi media cetak ataupun televis adalah
blog. Semenjak munculnya blog, sebuah tanda tanya besar yang selalu diperdebatkan adalah "adakah kemungkinan sebuah blog dapat menggantikan media?". Sebagian besar pihak mengatakan, blog tidak dapat menggantikan posisi media. Hal itu dikarenakan masih adanya keterbatasan sarana untuk mengaksesnya. Selain itu masih ada masyarakat yang kurang bisa mengoperasikan suatu blog. Serta alasan karena blog bisa dibuat oleh siapa saja. Jadi belum tentu informasi yang ada di blog itu credible dan kompeten. Sedangkan media, seperti yang kita tau, dibuat oleh orang yang memang credible dan kompeten.

Dari beragam pendapat di atas, kami sendiri pun berpendapat, blog tidak akan bisa menggeser posisi sebuah media. Ada beberapa alasan yang mendukung pendapat kami tersebut :
  1. Melalui blog, masyarakat dipaksa untuk menjadi gatekeeper buat dirinya sendiri, mengingat berita yang di publikasikan dalam blog belum tentu benar. Menjadi gatekeeper bagi diri sendiri bukan merupakan hal yang mudah. Jadi, besar kemungkinannya, masyarakat lebih memilih media yang memang sudah credible, dan tidak menyusahkan mereka untuk menjadi gatekeeper bagi diri mereka sendiri.
  2. Apabila dipandang dari sisi kecepatan blog dalam mengakses berita, memang tidak bisa dikalahkan oleh media. Ditambah apabila keadaannya si penulis blog sedang dilokasi. Tetapi kecepatan tersebut juga bisa menjadi boomerang. Karena cepat bukan berarti credible dan kompeten. Pada akhirnya masyarakat juga akan kembali ke media cetak ataupun televisi.
  3. Pembuatan blog bukan menjadi hal yang rumit bagi masyarakat pada jaman sekarang. Sehingga tidak menutup kemungkinan, banyak penulis blog yang hanya menggunakan blog untuk menghasut demi kepentingan pribadinya. Tentunya hal itu membuat masyarakat lebih berhati-hati dengan berita di blog, dan pada akhirnya masyarakat juga akan tetap beralih ke media.
Ada beberapa cara yang menurut kami dapat membantu masyarakat agar dapat lebih berhati-hati dengan blog :
  1. Para pembaca harus bersikap lebih selektif. Selektif dalam melihat profile si penulis ataupun background pendidikan dari si penulis.
  2. Lihat seberapa sering berita tersebut di akses oleh pembaca yang lain.
  3. Dari cara penulisannya, kita bisa menilai, apakah berita itu rasional atau tidak.
  4. Kita juga harus melihat ada atau tidaknya "cover both side" dalam berita yang tulis.
  5. Perhatikan juga fakta-fakta dan bukti pendukung tulisan tersebut. Apakah sesuai atau tidak.
Menurut kami, fakta yang sedang berkembang saat ini adalah tidak diragukannya lagi kecepatan dan kepraktisan sebuh blog dalam urusan mengakses informasi. Tidak sedikit juga masyarakat yang berlomba-lomba untuk membuat blog mereka sendiri. Tetapi hal itu tidak membuat pengkonsumsi media berkurang sehingga dapat menyebabkan posisi media tergeser.

Seperti yang telah dijelaskan di atas. Meskipun blog sangat mengungguli media dalam hal kecepatan, tetapi kredibilitas dan kompetensi berita yang disajikan oleh sebuah blog masih sangat diragukan. Sehingga masyarakat pada akhirnya tetap akan memilih media sebagai sumber informasi mereka, dan tidak akan beralih ke blog. Mungkin mereka akan tetap mengakses sebuah blog, tetapi tidak menjadikan itu sebagai panduan utama mereka.

3 komentar:

erwin mengatakan...

setuju sih sama kalian. menurut gw blog belum bisa menggeser posisi media. Karna dari yang gw lihat selama ini, blog dicari masyarakat hanya untuk mencari info-info tertentu yang memang tidak bisa didapatkan dari media-media lain.

Karena itu, untuk info-info umum yang sehari-hari mereka konsumsi, jelas mereka lebih memilih media massa yang telah mempunyai reputasi jauh lebih kompeten daripada sebuah blog. Tapii.. bukan berarti blog akan selamanya seperti itu. Karena sudah mulai banyak blog2 yang mulai berevolusi bukan hanya menjadi sebuah blog 'biasa' tapi sudah memakai berbagai teknolgi yang membuat blog tersebut menjadi 'luar biasa' walaupun belum mencapai tahap yang mengalahkan media massa.

Gregory Joey mengatakan...

blog dapat menggeser media? media seperti apa yang hendak digeser oleh blog? karena pada dasarnya BLOG ini sendiri adalah sebuah media, media yang dibentuk dengan dasar sebuah buku harian, tapi sifatnya terbuka, bukan sebuah privacy, dimana pada saat topik di tuliskan, blogger2 lain atau orang-orang lain yang membaca blog ini dapat memberikan komentar atau opini.

blog sama seperti sebuah diary harian dalam sebuah internet. Di sini sebenarnya kita bisa bikin sebuah forum kecil yang sebenarnya merupakan sebuah media dalam lingkup yang mini. tapi dengan adanya internet, lingkup media yang mini ini bisa menjadi sebuah media yang besar dan menjadi sebuah ajang tukar pendapat dan tersebar luas hingga ke seluruh penjuru dunia.

dan hebatnya lagi, tidak seperti nonton berita yang cuma dengar berita doank, di blog kita bisa saling tukar pendapat tentang topik yang sedang di bahas atau di posting oleh pemilik blog.

buruknya, blog ini seperti pedang bermata dua, apabila yang memiliki blog mempunyai hati untuk dapat saling berbagi informasi dan berita2 terbaru, blog akan menjadi sebuah media yang sangat membantu, tetapi apabila blog di gunakan dalam konteks yang salah, OTOMATIS, ini blog ini akan menjadi sumber media yang buruk bagi kehidupan bangsa dan negara.

Selain itu, blog susah untuk d advertise-kan. Karena posisi blog jauh tergeser dengan website-website lain yang mungkin juga sama-sama menyediakan informasi yang sama tetapi jauh lebih berkompeten dan memiliki "nama" terlebih dahulu di dunia internet.

Tetapi blog bisa menjadi sebuah media dalam lingkup kecil dan dapat membantu sesama. walaupun kecil, tetapi dapat membantu sesama, sebuah hal positif yang baik bukan :)

keep blogging :D

blableblo mengatakan...

Setuju banget sama ini blog. Emank blog makin lama makin banyak, tetapi kadang-kadang blog itu lebih nulis menurut sudut pandang mereka, jadi lebih subjektif deh. Infonya kurang bisa dijadiin "pegangan" karena belum tentu bener.

Untuk media, setuju dengan Gregory kalo blog itu termasuk media, yaitu media elektronik.

Jadi gw rasa, yang ingin disebutkan apakah media cetak akan tergeser? Gw rasa media cetak tetep akan bertahan biarpun teknologi internet makin mendorong masyarakat untuk mulai melek teknologi dan mulai baca-baca berita di website. Karena masih tetep ada orang yang akan lebih suka membaca dari media cetak, yang bisa dibawa-bawa, dan untuk dibaca ga perlu scroll2 naek turun. Memang mungkin bagi media cetak, untuk mengalami penurunan pemasukan, tetapi menurut gw, media cetak akan tetep bertahan.

Namun, sebagai selingan, gw rasa blog juga boleh untuk dibaca, karena ga semua blog bikin tulisan yg subjektif qo, soalnya kadang ada yang nulis berdasarkan sumber-sumber yang credible juga. Seperti contohnya blog ini, cukup credible qo menurut gw. =)

teruslah menulis dan mengembangkan blog ini, kawan... ^^

Posting Komentar

 
Site Meter